Laman

Tampilkan postingan dengan label Materi Kelas XI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Kelas XI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 November 2017

Latihan Soal Teks Eksplanasi

Soal:
1. Apa yang dimaksud dengan teks eksplanasi?  
2. Sebutkan dan jelaskan ciri-ciri teks eksplanasi?
3. Apakah tulisan yang bersifat ilmiah termasuk teks eksplanasi?
4. Sebutkan urutan sistematika penulisan teks eksplanasi?

Jawaban:
1. Teks ekplanasi teks yang lebih berisi kepada sebuah proses yang mengarah kepada 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu peristiwa baik secara sosial, budaya dan lain-lain.

2. Ciri-ciri teks eksplanasi adalah:

- Memiliki struktur yang terdiri atas; penyataan umum, urutan sebab akibat, dan interpretasi.
- Pengambilan muatan informasi yang berdasarkan data yang faktual.
Faktual, yang bersifat ilmiah/keilmuan, contohnya sains.
- Sifatnya informatif dan tidak berusaha untuk mempengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas, maka teks eksplanasi bersifat netral.
- Menggunakan kalimat yang bersifat mengurutkan.
Seperti:
Pertama, kedua, ketiga, dan sebagainya.
Pertama, berikutnya, terakhir.

3. Ya termasuk, karena salah 1 ciri teks eksplanasi adalah bersifat ilmiah.


4. Urutan sistematika penulisan teks ekplanasi:

- Pernyataan umum: berisi mengenai topik yang akan dijelaskan proses terjadinya/proses keberadaan.
- Urutan sebab akibat: berisi mengenai detail penjelasan proses terjadinya yang disajikan secara urut atau bertahap dari yang paling awal hingga yang paling akhir.
- Interpretasi: berisi tentang kesimpulan mengenai topik yang telah dijelaskan sebelumnya.

Jumat, 22 September 2017

Pembahasan Soal MID

 Soal
1. Jelaskan menurut pemahamanmu sendiri apa yang dimaksud dengan widget dalam sebuah blog?
2. sebutkan dan jelaskan 5 widget yang wajib ada dalam sebuah blog!
3. Jelaskan langkah-langkah memasang widget dalam sebuah blog!
4. Jelaskan langkah-langkah mengganti template blog!
5. Sebutkan 3 kata kunci dalam ceramah!

Jawaban:
1. Yang dimaksud dengan widget dalam sebuah blog merupakan sebuah aplikasi yang berada pada sebuah web atau blog dengan menggunakan beberapa kode.

Widget sendiri merupakan aplikasi kecil yang dapat diinstal dan dijalankan dalam halaman web oleh pengguna akhir.
Aplikasi yang terdapat pada widget berisi kode-kode atau script yang biasa menampilkan sistem dan tayangan tertentu. Widget dapat berupa gambar, video, flash, dan lain-lain.

2. 5 widget yang wajib ada dalam sebuah blog adalah;
  • Kategori atau Label
    Fungsi utama widget ini adalah untuk mengelompokkan artikel secara otomatis berdasarkan kriteria yang telah kita tentukan. Sebenarnya widget kategori atau widget label masing-masing berbeda penempatan nya. Karena fungsinya yang hampir sama, kita bisa memilih salah satunya saja.
    Melalui widget ini, pembaca bisa menelusuri kriteria pada blog untuk menemukan artikel yang mereka butuhkan.
  • Widget Kategori atau Label
    Berfungsi untuk m
    engelompokan artikel berdasarkan kategori, sehingga pengunjung blog tidak kebingungan pada saat mencari artikel di blog kita, karena mereka hanya tinggal meng-klik label untuk mencari artikel yang mereka inginkan.
  • Widget Artikel Terpopular atau Popular Post
    Melalui widget ini, pengunjung bisa mengetahui toipik apa saja yang  apaling banyak dicari oleh pembaca lainnya pada blog anda. Sebabaiknya anda menampilkan minimal 7 artikel. tujuannya adalah agar artikel kita lebih banyak tereksplorasi oleh pembaca. ini dapat membuat pembaca senang berlama-lama di blog kita. Dengan demikian, mereka dapat memilih judul artikel yang banyak dibaca oleh pengunjung lain.
  • Widget Atikel Terbaru atau Recent Post
    Pengunjung akan mengetahui artikel terbaru yang telah Anda terbitkan melalui widget ini. Seperti pada widget popular post, pasang minimal 7 artikel. Tujuannya agar lebih banyak artikel terbaru yang bisa Anda hadirkan untuk pembaca.
  • Widget Pencarian atau Search Box
    Widget ini berfungsi untuk mempercepat pencarian artikel pada blog. Termasuk dalam navigasi blog yang sangat dianjurkan oleh para pakar blogger. Melalui kotak pencarian, pengunjung tinggal memasukkan kata kunci, hasilnya bisa dilihat pada tampilan pencarian pada blog Anda.
3. Langkah-langkang memasang widget adalah sebagai berikut;
  • Pertama, masuk-lah terlebih dahulu keakun yang kalian miliki. atau bisa klik langsung di http://www.blogger.com
  • Kemudian, pada dashboard  pilih blog dari daftar blog yang kalian punya.
  • Pada kolom sebelah kiri, pilih lah "Layout" atau "Tata Letak"
  • Muncul halaman layout blog kalian dan pilih "Tambahkan Gadget"  di bagian mana saja yang kalian suka.
  • Pada jendela baru yang keluar, muncul daftar berbagai macam widget yang dapat kalian tambakan ke blog kalian. 
  • Contoh, kita memilih widget "Daftar Blog" kemudian selanjutnya kita mensetting bagaimana dan isi dari daftar blog itu. Klik "Simpan".
  • Kita bebas menaruh widget yang kita buat tadi dimana saja kita suka. Contoh, kita pasang widget itu di bagian footer maka kita tinggal drag dan kemudian drop pada bagian paling bawah. 
  • Setelah itu, klik "simpan setelan" dan lihat hasilnya dengan klik "Lihat Blog" di bagian atas.
  • Maka tampilan baru blog kita otomatis akan terlihat widget yang baru kita tambahkan yaitu "Daftar Blog" di halaman bagian paling bawah.
 4. Ada 2 cara yang dapat dilakukan dalam mengganti template dalam sebuah blog, yaitu:
  1.  Dengan cara mengekstrak yang sudah di unduh terlebih dahulu.
  2.  Dengan menggunakan cara sederhana yang sudah disediakan oleh pihak blogger.
Langkah-langkah dengan cara mengekstrak:
  • Pertama, unduh-lah terlebih dahulu template yang akan digunakan. Untuk menggunduh kalian dapat mengunduh dari Gooyabi Templates, My Blogger themes, BTemplates dan lain-lain.
  • Setelah itu, masuklah ke akun kalian. 
  • Pilih menu Template, lalu pilih Backup/Restore yang berada pada bagian pojok kanan.
  • Klik Choose File lalu pilih file XML (template blog) yang sudah diunduh sebelumnya.
  • Jika sudah klik Upload, maka secara otomatis template baru akan terpakai.
Langkah -langkah dengan cara sederhana:
  • Masuklah kedalam akun yang kalian miliki.
  • Pilih menu Template, pilih-lah template yang kalian sukai. Pihak blogger telah menyediakan 4 tema yaitu, Contempo, Emporio, Soho, Notable.
  • Klik tema yang sudah kalian akan gunakan dan pilih Terapkan ke Blog.
5. 3 kata kunci yang terdapat dalam ceramah adalah;
- Pembicara.
Adalah orang yang membawakan materi atau orang yang akan berceramah.
- Pesan.
Merupakan materi atau makna yang akan disampaikan kepada pendengar ceramah tersebut.
- Pendengar.
Orang yang mendengarkan celotehan penceramah, saat ia sedang berceramah.

Minggu, 10 September 2017

Teks proposal

Haii para sobat blogger..
Kali ini kita akan membahas mengenai teks proposal. Seperti apa? Yuk simakk


Proposal..
Proposal merupakan teks yg berupa permintaan kepada seseorang atau suatu badan untuk melakukan suatu kegiatan (penelitian). Isinya berupa sejumlah rencana kegiatan.

Kita dapat memberikan beragam komentar atau tanggapan terhadap keberadaan suatu informasi dalam proposal, yaitu berdasarkan suatu kejelasan informasi serta kelengkapan struktur ataupun susunannya.

Proposal yg baik, seharusnya adalah proposal yg berkenaan dengan kepentingan umum dan dapat mengatasi suatu permasalahan.

Struktur ataupun susunananya, proposal dibentuk oleh bagian-bagian berikut:

  • Pengenalan masalah / kegiatan yang ada didalamnya meliputi latar belakang, masalah / tujuan, ruang lingkup, manfaat dan kerangka teori yang mendasari adanya masalah / kegiatan tersebut.
  • Prosedur atau langkah-langkah penyelesaian masalah / kegiatan yang berupa metodologi penelitian, termasuk di dalamnya pelaksana kegiatan, instrumen yang dibutuhkan, lamanya waktu dan tempat pelaksanaan, serta anggaran / pembiayaan.
Berdasarkaan kaidah kebahasaan, proposal lebih mengutamakan istilah ilmiah. Dan ciri kebahasaannya: 
  • Banyak menggunakan kata kerja tindakan yang menyatakan langkah-langkah kegiatan (metode penelitian)
  • Menggunakan kata-kata yang menyatakan pendefinisian, yang biasanya ditandai oleh penggunaan kata merupakan, adalah, yaitu.
  • Menggunakan kata-kata yang bermakna perincian, seperti selain itu, pertama, kedua, ketiga.
  • Menggunakan kata-kata yang bersifat keakanan. Seperti akan, diharapkan, direncanakan. 
  • Menggunakan kata-kata bermakna lugas (denotatif). Hal ini penting untuk menghindari kesalahan pemahaman.
Penyusunan proposal harus diawali oleh analisis masalah ataupun kebutuhan di lapangan. Selanjutnya, dengan membaca berbagai literatur untuk memperkuat temuan-temuan dari lapangan tersebut.

Proposal haruslah disusun dengan memperhatikan aspek-aspek berikut:
-Struktur lengkap
-Kaidah kebahasaan benar
-Sajian menarik dan mudah dipahami.

Sekian penjelasan singkat tentang teks proposal... See you on the next time :D
(sumber gambar:https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3o-S0FQXCSoqjpNYUd96c3JkN6etI1FhtQkyIcsvML-pcb-swCzP8EkNvc34qf0LwdHvuW_jQpv8goGlXXqIkzChvH9u371GrakWXWTj5bX7_q9vAb8oLTG2LymJP8K7QwtOcCqIF0NI/s1600/gambar_2.png)


Minggu, 03 September 2017

Teks Eksplanasi??

Haii, para sobat blogger..
Kesempatan kali ini, saya akan mengulas salah 1 materi yang ada pada pelajaran bahasa indonesia yaitu teks eksplanasi. Disini saya akan mengulas yang dimulai dari pengertian, struktur, ciri kebahasaan, hingga kepada contoh teks ekplanasi. Yuk kita simakk..


Pengertian Teks Eksplanasi
Teks ekplanasi merupakan teks yang lebih berisi kepada sebuah proses yang mengarah kepada 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu peristiwa baik secara sosial, budaya dan lain-lain.
Teks yang menjelaskan fenomena ilmiah dan berisi ilmu pengetahuan. Teks yang berisi sebuah curahan hati ataupun mitos bukan-lah termasuk kedalam teks eksplanasi

Tujuan Teks Eksplanasi
-Sebagai media pembelajaran untuk mengenal yang ada di sekitar kita.
-Dapat menjelaskan suatu sebab-akibat suatu peristiwa
-Menjelaskan fenomena yang tejadi

Ciri-ciri Teks Eksplanasi
Setiap teks pasti memiliki ciri khas yang membedakan teks tersebut dengan teks yang lainnya, begitu pula dengam teks yang sedang kita ulas saat ini.
- Memiliki struktur yang terdiri dari: penyataan umum, urutan sebab akibat, dan interpretasi.
- Pengambilan muatan informasi yang berdasarkan data yang faktual.
Faktual, yang bersifat ilmiah/keilmuan, contohnya sains.
- Sifatnya informatif dan tidak berusaha untuk mempengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas, maka teks eksplanasi bersifat netral.
- Menggunakan kalimat yang bersifat mengurutkan.
Seperti:
Pertama, kedua, ketiga, dan sebagainya.
Pertama, berikutnya, terakhir.

Struktur Teks Eksplanasi
Pernyataan umum: berisi mengenai topik yang akan dijelaskan proses terjadinya/proses keberadaan.
Urutan sebab akibat: berisi mengenai detail penjelasan proses terjadinya yang disajikan secara urut atau bertahap dari yang paling awal hingga yang paling akhir.
Interpretasi: berisi tentang kesimpulan mengenai topik yang telah dijelaskan sebelumnya.

Ciri Kebahasaan Teks Eksplanasi
- Lebih berfokus kepada hal yang bersifat umum (generic). Bukan kepada partisipan manusia. Seperti: Gempa bumi, tsunami, air, udara.
- Menggunakan kalimat yang bersifat ilmiah.
- Menggunakan verba kalimat dan verba relasional (kata kerja aktif).
- Menggunakan kalimat pasif.
- Menggunakan kata penghubung (konjungsi) waktu dan kausal. Seperti: sehingga, sebelum, jika, apabila dan kemudian.
- Eksplanasi dibuat untuk membuat justifikasi bahwa sesuatu yang dijelaskan itu, benar apa adanya.

Contoh Teks Eksplanasi
Berikut adalah contoh teks eksplanasi:
 1. Banjir
Banjir adalah sebuah peristiwa alam yang berupa meluapnya air ke daratan. Peristiwa ini biasanya muncul di kota-kota besar seperti yang banyak terjadi di wilayah Indonesia. Secara singkat banjir dapat diartikan sebagai peristiwa meluapnya air dalam jumlah yang besar dan menerjang suatu daerah. Biasanya banjir yang terjadi di kota-kota besar disebabkan karena meluapnya air sungai yang sudah tidak mampu lagi menampung air dalam jumlah besar. Secara definisi, banjir diartikan sebagai kondisi permukaan air yang sudah melebihi batasan normal. Dari beberapa pengertian tersebut, bisa disimpulkan secara singkat bahwa banjir merupakan suatu bencana alam yang wajib untuk ditanggulangi, terutama di wilayah perkotaan.
Munculnya banjir dalam suatu wilayah bisa disebabkan oleh dua faktor pemicu. Pertama, dikarenakan adanya faktor alam. Faktor alam yang dimaksudkan disini adalah terjadinya curah hujan sangat tinggi pada suatu daerah, atau letak daerah yang lebih rendah dari permukaan laut. Kedua, dikarenakan adanya faktor manusia. Faktor manusia, seperti yang banyak kita ketahui adalah kesalahan manusia yaitu penebangan hutan, serta kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan. Kedua faktor pemicu banjir tersebut mengakibatkan air yang datang menjadi tersumbat serta meluap ke pemukiman penduduk.
Berbagai kerugian bisa ditimbulkan oleh banjir. Kerugian ini pada akhirnya memunculkan jumlah kemiskinan yang semakin meningkat. Selain harta benda yang hilang akibat banjir, belum terhitung kerugian lain seperti terkendalanya transportasi, dan memicu munculnya penyakit seperti diare atau penyakit kulit yang semakin meraja lela. Bahkan tidak jarang banjir juga bisa menyebabkan hilangnya nyawa manusia jika terjadi secara besar-besaran. ‘
Sebagai manusia yang harusnya peduli mengenai beragam risiko banjir tersebut sudah semestinya dimulai gerakan untuk menggalakan berbagai kegiatan pencegah banjir. Mulai dari penghijauan, perbaikan saluran air, serta yang paling penting adalah menghilangkan kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan. Dengan begitu, diharapkan banjir tidak akan melanda pemukiman warga lagi.
Keterangan:
Paragraf pertama merupakan pernyataan umum.
Paragraf kedua dan ketiga adalah penjelas.
Paragraf keempat adalah penutup yang berisi pendapat atau interpretasi.

2. Pengangguran di Kota
Fenomena sosial yang seringkali terlihat di perkotaan adalah banyaknya pengangguran. Pengangguran di wilayah perkotaan sudah menjadi pemandangan yang lumrah karena memang tidak semua orang yang hidup di kota mampu memenuhi syarat untuk bisa bekerja. Pemandangan semacam ini sudah menjadi ciri khas perkotaan yang sebetulnya adalah masalah besar dan pekerjaan rumah bagi pemerintah setempat. Penanganan untuk mengatasi banyaknya pengangguran sudah dilakukan tidak hanya sekali, namun hal tersebut masih saja menjadi masalah tahunan yang tidak bisa diselesaikan keseluruhan.

Masalah pengangguran tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga di banyak negara lain yang berkembang pesat. Angka pengangguran yang semakin tinggi setiap tahun ini juga dikarenakan proses urbanisasi tidak terkontrol yang dilakukan sekelompok penduduk desa yang ingin mengadu nasib di kota. Perjuangan kehidupan yang keras di perkotaan banyak tidak disadari oleh mereka, atau banyak juga mereka yang acuh dan memilih tetap ke kota untuk berjudi nasib.

Alasan yang beragam tersebut juga diimbangi dengan faktor pendidikan yang tidak merata. Banyak diantara penduduk pendatang yang tiba di kota hanya berbekal ijazah Sekolah Menengah Atas yang pasti kalah bersaing dengan mereka yang telah lulus di tahap Strata 1. Tidak hanya masalah pendidikan, beberapa faktor seperti nepotisme jabatan juga masih menjadi kerikil bagi pengangguran saat melamar suatu pekerjaan. Perusahaan atau instansi lebih tertarik mempekerjakan mereka yang sudah berpengalaman atau mereka yang punya koneksi orang dalam. Hasilnya, hanya sebagian dari penduduk pendatang yang bisa masuk kriteria perusahaan atua instansi tersebut.

Hal yang demikian ini agaknya menjadi permasalahan bagi pemerintah pusat untuk menyediakan semakin banyak lapangan pekerjaan sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing. Selain itu, mengadakan seleksi sesuai kemampuan untuk mengurangi adanya nepotisme di kalangan instansi akan lebih menguntungkan bagi pengangguran yang sudah mencoba mengadu nasibnya di kota-kota besar.
Keterangan:
Paragraf pertama berisi tentang pernyataan umum mengenai pengangguran
Paragraf kedua dan ketiga merupakan bentuk paragraf penjelas mengenai faktor penyebab pengagguran.
Paragraf ketiga berisi mengenai interpretasi dalam mengurangi pengangguran.
(Sumber contoh: dosenbahasa.com)

Sekian ulasan tentang teks eksplanasi ya guyss.. kalo masih ada yang kurang paham, kalian bisa komen di kolom komentar ^^, have a good day, see you!!! :D


(Sumber gambar:https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT1tbw0bBh5Mrray1Wtj23GNvKK_dVEzhZDkYIOYsW4HTWL9170p9lRDa9GUg)

Rabu, 23 Agustus 2017

Mereview Pertemuan Bahasa Indonesia

Haii, para sobat blogger,
Kali ini, saya ingin mengulang materi yang sudah saya pelajari sebelumnya, yaitu tentang ceramah. Namun, sebelumnya saya akan membahas mengenai kunci bagaimana menjadi karakter yang baik dari hal yang sederhana, yaitu 3O dan 3T. Apa itu 3O dan 3T? yuk simak penjelasannya.


3O dan 3T
Apa sih 3O???
Yaps, 3O merupakan kepanjangan dari Olah otak, Olah hati, dan Olah raga.
- Olah otak
Hal ini merupakan bagian yang biasanya digunakan dalam proses belajar. Mengapa? Karena, dalam proses ini lebih menekankan pada proses ketrampilan yang kalian miliki. Keterampilan seperti apa? Yaitu keterampilan seperti, keterampilan berbicara, keterampilan menulis, keterampilan dalam berpidato, keterampilan dalam berceramah, dan lain-lain. Semua itu dilakukan agar kita menjadi seseorang yang dapat berfikir secara kritis.
- Olah hati
Kita pun harus melatih perasaan serta melatih empati kita terhadap orang lain. Bagaimana kita dapat mengontrol emosi kepada orang lain, ataupun menghargai orang yang sedang berbicara dengan cara mendengarkannya.
- Olah raga
Selain harus melatih keterampilan logika dan melatih rasa empati, kita juga tetap harus mengolah raga, untuk tetap menjaga agar raga tetap bugar. Karena seperti kata pepatah mens sana in corpore sano. Yang berarti didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

Lalu, kalau 3T???
3T merupakan kepanjangan dari Tahu diri, Tahu Tempat, Tahu waktu. Lahh,  lalu apa maksudnya?
- Tahu diri
Misalnya, kita adalah seorang pelajar. Maka kita harus menyadari diri bahwa kita adalah seorang pelajar. Kita harus bertindak layaknya sebagai seorang pelajar dan dapat berbicara layaknya seorang pelajar. Bukan sebagai seorang preman yang berada dipasar.
- Tahu tempat
Kita harus mengetahui tempat dimana kita sedang berada. Saat kita sedang berada di dalam kelas, maka kita harus tahu bagaimana kita dapat bertindak, layaknya seorang anak yang berada didalam kelas.
- Tahu waktu
Tahu saat dimana harus serius, bercanda, ataupun sedang istirahat.
Dengan melakukan ketiga hal di atas, kita dapat menempatkan posisi dan sifat serta tindakan kita.


kalau kalian dapat melakukan dan menerapkan 3O dan 3T dalam kehidupan sehari-hari, niscaya kalian pasti akan menjadi orang yang menyenangkan dan disenangi banyak orang ^^
Untuk informasi yang lebih lengkapnya, kalian bisa baca disini.

Teknik Berdiskusi
Saat berdiskusi, tentu ada orang yang berperan dibalik diskusi tersebut, yaitu:
  • Moderator: Orang yang mengatur dan memimpin jalannya sebuah diskusi.
  • Pemateri: Merupakan seseorang yang membawakan sebuah materi untuk didiskusikan. Namun, bukan berarti mereka ahli dan paham betul dengan materi tersebut. Karena, umunya mereka hanya mengambil materi dari berbagai sumber.
  • Penyaji: Orang yang menyajikan diskusi, atau menyediakan masalah, makalah ataupun bahan untuk diskusi.
  • Notullen: Orang yang mencatat hal-hal yang penting dari pemateri, atau inti dari diskusi tersebut. 
  • Audience: Pendengar atau penyaksi diskusi tersebut.

Ceramah
Ceramah merupakan jenis komunikasi didepan umum yang berisi penyampaian suatu informasi, pengetahuan dan sebagainya. Materi yang dibawakan saat berceramah merupakan materi yang bersifat umum. Ceramah sendiri bisa dilakukan melalui berbagai media. Seperti, musik, televisi ataupun secara lisan dibalik mimbar. Ceramah, pidato dan dakwah, memiliki pengertian yang dapat dikatakan cukup dekat. Mengapa? karena ketiganya sama-sama bersifat persuasif (mengajak) dan merupakan komunikasi 1 arah. Tetapi yang membedakan mereka, pidato merupakan bagian dari orasi, dan biasanya materi yang dibawakan lebih bersifat khusus. Berbeda dengan dakwah, yang lebih membahas mengenai ajaran agama.
Tentu dalam berceramah memiliki teknik yang harus diperhatikan. Seperti, ciri kebahasaan, pokok informasi, bagaimana cara menyunting teks ceramah, dan masih banyak lagi.

Karena materi ini pernah saya ulas di postingan sebelumnya. Maka, saya tidak akan membahas panjang lebar mengenai ceramah. Tetapi,untuk informasi yang lebih jelas dan lengkapnya, kalian bisa membukanya disini.

Disana kalian dapat menemukan informasi yang lebih lengkap dan jelas mengenai ceramah ^^

Inti dari Ceramah
Pembicara: Orang yang akan berceramah.
Pesan : Makna, yang akan disampaikan kepada para audience atau pendengar.
Pendengar : Orang yang mendengarkan celotehan dari pembicara.

Persiapan : Ke-mantap-an saat seseorang akan memulai berceramah.
Rasa : Mengerti perasaan lawan bicara.
Diri : Tentang intonasi, gesture, gaya bicara.

Sekian ulasan materi pelajaran Bahasa Indonesia yang bisa saya bagikan. Have a nice day, see you on the next post !!!^^

Minggu, 06 Agustus 2017

Yuk, Kenali Ceramah Lebih Dalam







Haii, para sobat blogger..
Kali ini, saya ingin mengulas tentang ceramah. Mulai dari pengertian, hingga bagaimana cara membuat teks ceramah tersebut.. Yuk disimak..
1. Pengertian ceramah, pidato, dan khotbah
Ceramah adalah jenis komunikasi di depan umum yang berisi penyampaian suatu informasi, pengetahuan, dan sebagainya. Materi yang dibawakan lebih kepada materi yang bersifat umum.
Pidato adalah pembicaraan di depan umum yang cenderung sebagai orasi. Materi yang dibawakan bersifat khusus.
Khotbah adalah pembicaraan di depan umum yang berisi penyampaian pengetahuan keagamaan dan ajakan untuk memperkuat keimanan.

2. Pokok-pokok informasi dalam ceramah
Pokok-pokok ceramah adalah hal atau masalah yang menjadi pusat pembicaraan dari suatu ceramah.
A. Jenis-jenis Informasi
1. Informasi berdasarkan fungsi, yaitu informasi yang bergantung pada materi dan kegunaan informasi. Informasi jenis ini adalah informasi yang menambah pengetahuan, informasi edukatif, dan informasi yang hanya menyenangkan pembaca atau bersifat fiksional (khayalan).
2. Informasi berdasarkan format penyajian, yaitu informasi berdasarkan bentuk penyajian informasinya. Informasi ini bisa dalam bentuk tulisan, seperti berita, artikel, karangan khas (feature), resensi, kolom, dan karya fiksi.
3. Informasi berdasarkan lokasi peristiwa, yaitu informasi berdasarkan tempat kejadian peristiwa berlangsung. Informasi dapat dibagi menjadi informasi daerah, nasional, dan mancanegara.
4. Informasi berdasarkan bidang kehidupan, yaitu informasi berdasarkan bidang-bidang kehidupan yang ada. Contoh bidang-bidang dibedakan menjadi bidang pendidikan, olahraga, musik, sastra, budaya, dan iptek.

3. Menyusun bahan ceramah
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun bahan ceramah, yaitu:
1. Mengenali konteks
Mengenali konteks berarti mengenal peserta ceramah dan situasinya. Isu atau topik yang disampaikan tentu akan berbeda jika audiensnya berbeda.
2. Menentukan topik
Penentuan isu ceramah tersebut sebaiknya mempertimbangkan:
a. Sesuai dengan latar belakang dan pengetahuan pendengar
b. Menarik minat
c. Ruang lingkup jelas dan spesifik
d. Sesuai dengan waktu dan situasi
3. Menyusun kerangka ceramah
Ciri-ciri kerangka ceramah yang baik adalah:
a. Meliputi tiga bagian pokok, yakni pengenalan isu, rangkaian argumen, dan penegasan kembali.
b. Mengungkapkan secara jelas
c. Setiap bagian dalam kerangka hanya mengandung satu gagasan
d. Bagian-bagian dalam kerangka karangam harus tersusun secara logis.
4. Mengumpulkan dan memilih bahan
Pengumpulan bahan dapat dilakukan dari surat kabar, contoh naskah pidato, istilah-istilah populer, cerita atau humor-humor yang relevan.
Adapun pengumpulan materi dilakukan dengan memperhatikan hal-hal berikut:
a. Pilih materi yang aktual
b. Pisahkan materi pokok dan materi penunjang
c. Usahakan materi padat

4. Isi dan struktur teks ceramah
A. Pengenalan isu
- topik atau gambaran permasalahan umum
B. Rangkaian argumen 
- uraian pendapat-pendapat
- fakta-fakta
C. Penegasan kembali
- simpulan
- rangkuman
- penguatan
- saran

5. Ciri-ciri kebahasaan teks ceramah
Ada beberapa kaidah atau ciri khas teks ceramah yang harus di perhatikan sebagai berikut:
a. Menggunakan kata sapaan
b. Menggunakan kata ganti orang pertama, yang merujuk pada diri penceramah itu sendiri
c. Menggunakan pernyataan-pernyataan yang berupa definisi
d. Menggunakan kata-kata teknis atau peristilahan yang berkenaan dengan topik penceramah
e. Menggunakan kata-kata yang menunjukkan hubungan argumentasi (sebab akibat)
f. Menggunakan kata-kata yang menyatakan hubungan temporal ataupun perbandingan/pertentangan
g. Menggunakan kata-kata kerja mental (mental verb)
h. Menggunakan kata-kata persuasif atau harapan

6. Mengonstruksi ceramah
A. Mengembangkan materi dari isu faktual
Hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam pengembangan ceramah terkait penggunaan bahasanya, yakni sebagai berikut
1. Kata-kata yang dipilih harus jelas
- menggunakan istilah yang sesuai maknanya serta kata-kata yang sederhana
- menghindari istilah/kata-kata yang terlalu teknis (sulit dipahami)
2. Kata-kata yang dipilih harus tepat
- menghindari kata-kata klise atau kata-kata yang terlalu sering digunakan serta kata-kata yang tidak sopan atau vulgar
- berhati-hati dalam menggunakan bahasa gaul dan bahasa serapan
- tidak menggunakan eufimisme yang berlebihan
3. Kata-kata yang dipilih harus menarik
- memilih kata-kata yang langsung menyentuh khalayak
- menggunakan kata-kata yang bernuansa dan bahasa figuratif (bermajas)
B. Menyunting teks ceramah
Ketika menyunting teks ceramah, kita harus:
1. Mengetahui cara penulisan yang baik
2. Memahami masalah yang dibahas
3. Memahami aturan-aturan kebahasaan
Adapun proses dan langkah-langkah menyunting adalah sebagai berikut:
1. Memastikan teks ceramah yang akan disunting sudah dalam bentuk yang dikembangkan
2. Menyediakan bahan-bahan pemandu penyuntingan seperti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Selain itu, perlu dipersiapkan buku acuan tentang teknik penulisan berceramah
3. Mencermati bahan suntingan secara cermat, baik berkenaan dengan cara penyajian, isi, dan bahasanya
4. Memperbaiki kesalahan yang terdapat dalam bahan suntingan secara benar dengan berpedoman pada sumber-sumber yang bisa di percaya.
C. Teknik-teknik berceramah
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam berceramah adalah:
1. Lafal, yaitu cara mengungkapkan kata atau bungi bahasa.
2. Intonasi atau nada, yaitu naik turunnya lagu kalimat.
3. Sikap tubuh, ketika berbicara sikap tubuh haruslah dinamis atau bervariatif, yakni disesuaikan dengan isi pembicaraan, suasana, tempat dan kondisi para pendengar.
D. Menanggapi ceramah
Salah satu cara untuk menanggapi ceramah yaitu dengan mengajukan pertanyaan. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengajukan pertanyaan:
1. Jelaskan latar belakang atau sebab-sebab timbulnya pertanyaan
2. Sampaikan pertanyaan dengan jelas dan tidak berbelit-belit
3. Gunakan pilihan kata dan nada bicara yang santun

Sekian ulasan tentang ceramah. Have a nice day, see you on the next post !!!! ^^


Resensi Buku Non Fiksi ADVANCED LEARNING GEOGRAPHY 2

Haii.. Kali ini saya ingin memperkenalkan sekaligus meresensi tentang salah satu buku yang berjenis non fiksi. Yuk langsung aja!! Id...